Senin, 31 Agustus 2009

SEPEDA MOTOR

I

PENDAHULUAN

Modul ini berjudul “ Perawatan Karburator Sepeda Motor dan Motor Kecil “ yang merupakan salah satu materi pilihan dari paket keterampilan yang dipersiapkan bagi siswa SLTPLB.

Dalam modul ini akan dibahas mengenai :

1. Fungsi karburator.

2. Bagian – bagian karburator serta fungsinya.

3. Cara – cara membersihkan karburator, dan

4. Cara menyetel karburator.

Untuk mempermudah siswa dalam belajar, maka sebelum mempelajari isi modul ini para siswa terlebih dahulu dianjurkan untuk membaca indikator hasil pembelajaran sehingga setelah selesai mempelajari modul ini pengetahuan dan ketrampilan siswa akan bertambah. Minimal sesuai dengan yang tertuang dalam indikator tersebut selain itu, sebelum melangkah pada perawatan dan penyetelan karburator, siswa dianjurkan dapat mengatasi gangguan pada sistem pengapian, diantaranya busi dan platina dengan harapan setelah menyelesaikan modul ini siswa dapat melakukan servis ringan bahkan Tune Up pada sepeda motor maupun motor kecil.





II

INDIKATOR HASIL PEMBELAJARAN

Setelah selesai mempelajari modul ini diharapkan siswa dapat :

1. Mengenal fungsi karburator.

2. Mengenal bagian – bagian karburator serta fungsinya.

3. Membersihkan karburator.

4. Menyetel karburator dengan benar.


III

MATERI PEMBELAJARAN

A. Fungsi Karburator

Salah satu alat yang berperan penting pada sepeda motor adalah karburator. Karburator berfungsi mencampur bahan bakar dengan udara dalam ukuran yang tepat (sesuai kebutuhan) untuk kemudian disalurkan ke dalam ruang pembakaran (silinder) dalam bentuk kabut.

Kebersihan dan penyetelan yang tepat pad karburator sangat berpengaruh pada kinerja mesin secara keseluruhan. Karburator yang tidak berfungsi dengan baik dapat mempengaruhi suplai bahan bakar, dan bila itu terjadi maka pembakaran menjadi tidak sempurna, akibatnya sepeda motor kurang bertenaga bahkan bisa mogok. Selain itu, pembakaran yang tidak sempurna dapat mengakibatkan mesin cepat panas dan knalpot mengeluarkan asap yang tidak normal sehingga mengakibatkan terjadinya polusi udara.




Gambar 1. Karburator


B. Bagian – bagian Karburator serta Fungsinya.

1. Ruang Pelampung Karburator ( float chamber )

Menampung sementara bahanbakar dari tangki sebelum di proses (dialirkan ke ruang pembakaran)

2. Pelampung ( floater )

Mengatur bahan bakar dalam ruang pelampung karburator agar permukaannya tetap sehingga tidak meluap dan masuk ke ruang pembakaran.

3. Jarum katup pelampung ( needle valve/floater valve )

Menutup saluran suplai bahan bakar dari tangki bila bahan bakar dalam ruang pelampung karburator telah penuh.

4. Katup gas/skep ( throttle valve )

Mengatur jumlah campuran bahan bakar dengan udara yang akan dialirkan ke dalam ruang pembakaran ( silinder ).

5. Jarum gas / jarum skep ( Jet needle )

Mengatur jumlah campuran bahan bakar dengan udara yang masuk melalui spuyer ketika motor digas dengan pembukaan katup ¼ sampai dengan ¾.

6. Pegas/per skep ( throttle valve spring )

Mengembalikan posisi skep pada posisi terendah saat kabel gas dolepas (tidak digas).

7. Pemancar jarum ( main nozzle / needle jet )

Memancarkan bahan bakar waktu motor digas, besarnya diatur oleh terangkatnya jarum skep.

8. Pemancar utama ( main jet / spooyer )

Memancarkan bahan bakar pada waktu putaran tinggi ( Kabel gas ditarik penuh )


9. Pemancar kecil / stationer ( slow jet/pilot jet )

Memancarkan bahan bakar ketika motor dalam keadaan langsam / stationer /idle.

10. Sekerup / baut udara ( air screw )

Mengatur jumlah udara yang bercampur dengan bahan bakar.

11. Sekerup / baut gas ( throttle screw )

Mengatur posisi pembukaan katup/skep untuk posisi langsam ( stationer )

12. Katup cuk ( choke valve )

Menutup saluran udara yang masuk ke karburator agar terjadi percampuran kaya untuk sementara.

Digunakan apabila menghidupkan mesin dalam keadaan dingin.




Gambar 2. Bagian – bagian karburator


B. Cara – cara Membersihkan Karburator

1. Sediakan alat – alat yang diperlukan seperti obeng, tang, kunci pas, kunci ring, pompa angin/kompresor, kain lap, dan sebagainya. Sediakan pula tempat yang cukup untuk menampung komponen – komponen karburator itu agar tidak kotor dan tercecer.

2. Tutup kran bensin dari tangki, kamudian lepaskn semua selang dari karburator.

3. Lepaskan karburator dari dudukannya, simpanlah mur dan ring pada tempat yang telah disediakan.

4. Buka saluran pembuangan bensin pada karburator, dan keluarkan bensin dari ruang pelampung. Tampunglah bensin tersebut pada tempat yang tersedia. Hindari api terbuka.

5. Buka penamoung bensin (ruang pelampung) dengan posisi karburator terbalik.

6. Ambil jarum pelampung dengan hati-hati, kemudian periksa apakah aus atau tidak. Bila aus atau tergores sebaiknya diganti.




Gambar 3. Jarum pelampung

7. Lepaskan main jet, air screw, dan yang lainnya dengan hati-hati.

Bersihkan dengan udar bertekanan (kompresor) atau tiup kuat-kuat.

Simpan pada tempat yang tersedia.

8. Cucilah komponen-komponen karburator dengan bensin yang bersih.

Semprotkan setiap saluran dengan udara bertekanan, atau tiup kuat-kuat.


9. Bila semua komponen sudah dibersihkan dan diperiksa, maka semua komponen tersebut siap dipasang kembali dengan urutan langkah kebalikannya dari pembongkaran.

Komponen-komponen yang telah rusak (aus, tergores, atau cacat) sebaiknya diganti.

D. Cara menyetel Karburator

Menyetel Karburator berati mengatur kecepatan putaran mesin pada saat langsam (stationer / idle) dan mengatur pencampuran bahan bakar dengan udara.

Bila kecepatan langsam disetel terlalu tinggi maka pemakaian bahan bakar akan boros, sedangkan bila disetel terlalu rendah maka mesin cenderung sering mati.

Penyetelan karburator harus dalam keadaan mesin hidup dan telah panas. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut.

1. Putarlah sekerup penahan skep (throttle) sehingga putaran mesin meninggi.

2. Putarlah sekerup pengatur udara (air screw / pilot screw) kearah kanan hingga putaran mesin menurun.

3. Putarlah kembali ke kiri agar putaran mesin naik kembali. (Berhentilah memutar saat putaran mesin agak naik.

4. Dengan posisi sekerup seperti ini putaran mesin agak tinggi, maka untuk menurunkannya putarlah sekerup penahan skep ke arah kiri hingga putaran mesin pada kecepatan yang sesuai sengan spesifikasi.


Perhatikannlah gambar di bawah ini !




Gambar 4. Penyetel kecepatan idle




Gambar 5. Penyetelan Campuran/Sekerup Udara

PENYETELAN SEKERUP UDARA

Putar sekerup udara searah jarum jam sampau duduk dengan ringan kemudian putar balik sesai spesifikasi yang diberikan.

PEMBUKAAN SEKERUP UDARA : 1,5 putaran keluar

PERHATIAN



Jika sekerup udara dikencangkan dengan erat terhadap kedudukannya, akan terjadi kerusakan pada dudukan sekerup udara


Panaskan mesin sampai suhu operasi normal.

Pasang pengukur putaran (Tachometer)

Setel putaran staaioner (Idle) dengan sekerup Idle

PUTARAN STASIONER : 1.400 ± 100 rpm

Putar sekerup masuk keluar untuk memperoleh putaran mesin yang rata!


IV. TUGAS

A. Evaluasi

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !

1. Jelaskan tujuan dari penyetelan udara pada karburator !

…………………………………………………………

…………………………………………………………

…………………………………………………………

2. Jelaskan pula mengapa jarum katup pelmpung tidak boleh cacat atau aus !

……………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………

3. Campuran bahan bakar dengan udara untuk pencampuran yang sempurana adalah 1:15 ( satu gram bahan bakar dengan lima belas gram udara ).

Bila terjadi pencampuran 1:12, disebut apakah pencampuran itu ?

Bagaimana pengaruhnya pada pemakaian bahan bakar dan tenaga mesin ?

Jelaskan !

……………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………

4. ketika melakukan TUNE UP, sebelum menyetel karburator ada komponen lain yang berhubungan dengan pengapian yang harus disetel terlebih dahulu.

Jelaskan komponen-komponen tersebut !

……………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………


B. Tindak Lanjut

Tugas !

1. Amati bersama-sama karburator pada sepeda motor yang akan digunakan praktek !

2. Lepaslah karburator itu dari dudukannya !

3. Bongkarlah sesuai dengan petunjuk !

4. Bersihkanlah sesuai dengan cara-cara membersihkan karburator !

5. Pasanglah kembali komponen-komponen yang sudah dibersihkan dengan urutan terbalik dari pembongkaran !

6. Pasangkan kembali semua karburator pada dudukan semula !

7. Setel kecepatan putaran mesin pada saat langsam (stationer / idle ) sesuai dengan cara-cara meyetel karburator !

8. Ulangi berkali-kali kegiatan di atas sampai lancar !

9. Mintalah bimbingan guru bila menemui keulitan !


DAFTAR PUSTAKA

Hardjono, Sri Dadi. 2000. Pertolongan Pertama Pada Sepeda Motor.

Jakarta : Puspa swara.

Proyek peningkatan mutu SLB. 1999/2000. Kumpulan Materi

Pelatihan Keterampilan Otomotif. Jakarta.

Suganda, Hadi dan katsumi kageyama. 1996. Pedoman Perawatan Sepeda Motor.

Jakarta : Pradnya Paramita.

Suratman, M. 2002. Servis dan Teknik reparasi Sepeda Motor

Bandung : Pustaka Grafika

Yaswaki Kiyaku dan Murdhana, DM. 1998. Teknik Praktis

Merawat Sepeda Motor. Bandung : Pustaka Setia.


DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR

I

DAFTAR ISI

Ii

I.

PENDAHULUAN

1

II.

INDIKATOR HASIL PEMBELAJARAN

2

III.

RINGKASAN MATERI

3

A.

Karburator

3

B.

Bagian – bagian karburator serta fungsinya

4

C.

Cara-cara membersihkan Karburator

6

D.

Cara menyetel Karburator

7

IV.

TUGAS

9

A.

EVALUASI

9

B.

TINDAK LANJUT

10

DAFTAR PUSTAKA

11




0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com